Rukun Iman

Rukun Iman – Sudah mestinya untuk menanamkan nilai-nilai agama pada anak. Hal ini dilaksanakan untuk membekali mereka sehingga anak lebih matang hadapi masalah dalam kehidupannya.

Nilai-nilai agama, dalam hal ini pendidikan Islam perlu ditanamkan sejak anak berusia dini sehingga sanggup tercipta generasi yang mempunyai ethical agama. Sebab pada usia-usia tersebut, anak lebih enteng menerima stimulasi, sehingga lewat latihan dan pembiasaan bakal nilai-nilai agama bakal menolong pembentukan kepribadian dan ethical yang baik pada anak.

Nilai-nilai berikut sangat dibutuhkan dalam perkembangan kepribadian anak. Salah satu nilai-nilai Islam yang perlu ditanamkan untuk anak usia dini, yaitu rukun iman.

Macam-macam rukun iman

Seperti yang diketahui, terdapat enam rukun iman yang perlu diajarkan pada anak. area lingkup rukun iman secara rinci, meliputi:

Iman kepada Allah
Iman kepada Allah SWT bermakna percaya seutuhnya tanpa adanya keraguan sedikitpun bakal adanya Allah SWT, percaya bersama dengan nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya. Merupakan zat yang sempurna dan jauh dari cii-ciri kekurangan.

Adapun iman kepada Allah meliputi empat hal, yaitu:

  1. Bahwa Allah SWT itu tersedia tanpa sesuatu lain yang mengadakannya.
  2. Dia adalah Rabb (pemelihara seluruh alam).
  3. Dialah pemilik alam semesta yang mempunyai wewenang mutlak untuk mengaturnya.
  4. Dia adalah satu-satunya Tuhan yang perlu diibadahi, tidak tersedia yang diibadahi selainnya. Hal ini dilaksanakan bersama dengan mengenalkan pada anak berkenaan Allah SWT, Tuhan yang maha tunggal dan maha berkuasa atas Segala-galanya.

Iman kepada malaikat
Para malaikat merupakan utusan Allah SWT kepada para rasul, namun Rasul adalah utusan Allah SWT kepada seluruh umat manusia. Iman kepada malaikat mengandung arti perlu percaya bahwa Allah membawa makhluk yang disebut malaikat, diciptakan dari cahaya, tidak sanggup dicermati oleh mata, selalu tunduk bakal perintah Allah SWT.

Percaya pada malaikat, yaitu percaya bahwa malaikat adalah makhluk dan hamba Allah SWT yang ghaib dan membawa cii-ciri yang selalu taat dalam menjalankan kewajibanya, karena malaikat cuma diberi akal oleh Allah SWT dan tidak diberi udara nafsu. Jumlah malaikat tersedia banyak, tapi yang perlu diketahui berjumlah 10 yang mempunyai tugas masing-masing.

Iman kepada kitab Allah
Beriman kepada kitab Allah, yaitu kitab-kitab yang pernah diturunkan Allah SWT kepada nabi dan rasul. Iman kepada kitab Allah bermakna percaya bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab-Nya sebagai pedoman untuk jelas pada yang hak dan yang batil, yang baik dan yang buruk, halal dan haram untuk kebahagiaan dunia dan akhirat

Adapun kitab-kitab berikut meliputi:

  • Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa
  • Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud
  • Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa
  • Al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad
    Iman kepada nabi dan rasul

Ada banyak nabi dan rasul, tetapi yang perlu diketahui tersedia 25. Nabi adalah seorang yang menerima wahyu untuk dirinya sendiri tanpa kewajiban memberikan wahyu kepada umat, namun rasul adalah seseorang yang menerima wahyu dari Allah untuk dirinya sendiri dan untuk umat. Rasul membawa tugas untuk memberikan wahyu kepada orang kaum atau umat.

Rasul mempunyai keunggulan bersama dengan wahyu berbentuk syariat serta diperintahkan untuk memberikan kepada umatnya. Rasul merupakan manusia pilihan Allah SWT untuk jadi pembimbing ke arah petunjuk, membawa agama tauhid, yaitu ajaran berkenaan keesaan Allah SWT.

Rasul termasuk bertugas untuk memberikan hukum serta aturan-aturan Allah SWT kepada manusia. Adapun Rasul membawa cii-ciri istimewa, di antaranya Shidiq (benar), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan), dan fatonah (cerdas).

Makna iman kepada nabi dan rasul, yaitu menambahkan kepercayaan bahwa nabi dan rasul adalah untuk membahagiakan umat manusia baik di dunia maupun akhirat, mepertebal kecintaan kepada Allah SWT. Sebab, Allah SWT bersama dengan penuh kasih sayangnya selalu mengutus rasul untuk membimbing umat manusia sehingga mereka tidak tersesat dan mendapat kebahagiaan hidup dunia dan akhirat.

Iman kepada hari akhir
Beriman kepada hari kiamat bermakna percaya dan percaya bakal singgah suatu era berakhirnya seluruh kehidupan di dunia ini.

Hari kiamat adalah hari kehancuran alam semesta, segala yang tersedia di dunia ini bakal musnah dan seluruh makhluk hidup bakal mati, selanjutnya memasuki alam akhirat. Seorang yang beriman kepada hari akhir bermakna percaya dan percaya seutuhnya bahwa hari akhir sangat bakal terjadi.

Iman kepada qadha dan qadar
Segala sesuatu yang berlangsung berlangsung sesuai bersama dengan kemauan yang telah direncanakan sejak awal mulanya oleh Allah SWT.

Iman kepada qadha dan qadar bermakna mengimani atas kekuasaan Allah SWT yang berlangsung segala ketentuan yang tersedia di alam semesta, baik dalam penciptaan atau mengaturnya, segala sesuatu yang telah berlangsung maupun yang bakal berlangsung berada dalam kekuasaan Allah SWT.