Klasifikasi Protozoa Dengan Detail

Klasifikasi Protozoa Secara Lengkap

Klasifikasi Protozoa – Protozoa (protista serupa hewan) diklasifikasi bersama dengan ciri-ciri dan juga reproduksi yang tiap-tiap mempunyai perbedaannya sendiri. Sebelum mengupas ciri-ciri protozoa, mari kita mengupas pertama-tama bersama dengan sadar apa itu Pengertian Protozoa.

Secara garis besar, Pengertian Protozoa merupakan suatu organisme seluler yang sifatnya itu adalah eukariotik bersama dengan tidak mempunyai dinding sel dan juga heterotrof dan terhitung bisa bergerak (motil).

Kelompok protozoa terdiri lebih berasal dari 65.000 spesies. Semua spesies protozoa milik kingdom Protista.

Banyak type protozoa yang simbion. Beberapa spesies protozoa adalah parasit dan sebagian predator bakteri dan ganggang.

Beberapa perumpamaan protozoa yakni dinoflagellata, amuba, paramesium, dan plasmodium. Berdasarkan cara bergerak, protozoa sudah dibagi menjadi empat jenis.

Klasifikasi Protozoa Amoeboid

Amoeboid (amoeba atau amuba) adalah type sel atau organisme yang bisa membuat perubahan bentuknya, khususnya bersama dengan memperluas dan mencabut pseudopodia.

Mereka umumnya ditemukan di habitat didalam tanah dan perairan. Mereka bergerak bersama dengan pakai pseudopodia. Mereka umumnya menelan makanan bersama dengan fagositosis.

Mereka memperpanjang pseudopodia mereka untuk menelan mangsa. Mereka tidak punya mulut atau sitostoma. Juga, tidak tersedia tempat spesifik di mana sel fagositosis terjadi. Sumber makanan berasal dari amuba berbeda.

Beberapa berasal dari mereka memakan bakteri dan protista lainnya. Beberapa yang lain memakan bahan organik mati. Beberapa terhitung makan bersama dengan menyerap nutrisi terlarut lewat vesikel.

Contoh amoeboid adalah Amoeba proteus, Chaos carolinense (amuba raksasa), Naegleria fowleri (amuba makan-otak), Entamoeba histolytica (parasit usus komensal dan manusia), dan Dictyostelium discoideum (amuba multiseluler).

Klasifikasi Protozoa Flagelata

Flagelata adalah type organisme yang punya satu atau lebih organel layaknya cambuk yang disebut flagela. Flagelata kemungkinan soliter, kolonial, hidup bebas, atau parasit. Bentuk parasit hidup di usus atau aliran darah berasal dari tuan rumah.

Contoh berasal dari Flagelata parasit adalah Trypanosoma, yang punya siklus hidup yang menarik sebab pakai dua inang; manusia dan lalat tsetse.

Banyak flagelata lain layaknya dinoflagellata hidup sebagai plankton di lautan dan air tawar. Beberapa flagelata berbentuk autotrof saat yang lain heterotrof.

Klasifikasi Protozoa Flagelata dibagi menjadi dua kelas:

Klasifikasi Protozoa Phytomastigophorea:

Phytomastigophorea terhitung Klasifikasi Protozoa yang mempunyai kandungan klorofil. Mereka bisa menghasilkan makanan secara fotosintetik mereka, layaknya tanaman. Contoh terhitung Euglena dan Dinoflagellata. Euglena diakui baik sebagai alga dan protozoa.

Klasifikasi Protozoa Zoomastigophorea:

Ini adalah filum biasa disebut zooflagellata. Zooflagellata terhitung Klasifikasi Protozoa yang tidak berwarna.

Mereka menelan zat organik oleh osmotrofi (penyerapan senyawa organik terlarut lewat membran plasma) atau fagotrofi (menelan mangsa pada vakuola makanan).

Mereka kemungkinan hidup bebas, simbiosis, komensal, atau parasit. Contohnya terhitung hypermastigid, holomastigotoides, dan trichomonad.

Ciliata

Ciliata adalah kelompok protozoa yang punya organel layaknya rambut yang disebut silia. Silia digunakan didalam berenang, merangkak, menempel, makan, dan sensasi. Kebanyakan ciliata adalah heterotrof.

Mereka makan organisme layaknya bakteri dan ganggang. Mereka menyapu makanan bersama dengan silia oral mereka yang dimodifikasi menjadi urutan oral mereka (mulut). Makanan dipindahkan bersama dengan dukungan silia lewat pori mulut ke kerongkongan, yang membentuk vakuola makanan.

Beberapa ciliata tidak punya mulut dan mereka makan bersama dengan penyerapan (osmotrofi), dan sebagian yang lain predator dan memakan protozoa lainnya, khususnya ciliata. Beberapa ciliata terhitung parasit pada hewan.

Contoh ciliata terhitung bentuk hidup bebas layaknya Paramecium caudatum, Stentor polymorpha, Vorticella campanula, dan bentuk-bentuk parasit layaknya Balantidium coli.

Ada tiga type protozoa bersilia. Mereka ciliata bebas berenang, ciliata merangkak, dan ciliata berjalan.

Semua berasal dari mereka pakai silia untuk bergerak dan menangkap makanan. Contoh ciliata berenang bebas terhitung Litonotus dan Paramecium. Contoh ciliata merangkak adalah Aspidisca dan Euplota.

Sporozoan

Sporozoan adalah protista non-motil, uniseluler, umumnya parasit. Protozoa ini terhitung disebut parasit intraseluler.

Contohnya adalah Plasmodium vivax, yang membuat malaria pada manusia. Bentuk langkah awal sporozoan tunjukkan sebagian gerakan. Mereka tidak punya organel lokomotor di lantas hari mereka.

Empat kelompok utama sporozoa (berdasarkan susunan spora) meliputi:

Apicomplexa:

Apicomplexa, terhitung disebut Apicomplexia, adalah filum besar protista parasit. Mereka membentuk spora parasit bersel tunggal.

Sebagian besar berasal dari mereka punya organel unik yang terdiri berasal dari type plastida disebut apicoplast, dan susunan apikal yang kompleks. Organel yang digunakan oleh organisme untuk menembus ke didalam sel inang.

Flagela atau pseudopodia cuma ditemukan didalam langkah gamet tertentu. Kelompok ini termasuk organisme layaknya coccidia, gregarines, piroplasms, haemogregarines, dan plasmodium.

Semua organisme berasal dari filum ini punya langkah infeksi, sporozoite. Semua spesies berasal dari kelompok ini, kecuali Nephromyces, sebuah simbion pada hewan laut, adalah endoparasit hewan.

Microsporidia:

microsporidia merupakan kelompok parasit bersel membentuk spora. Mereka pernah dikenal sebagai protista, namun saat ini dikenal sebagai jamur.

Mereka punya tabung polar atau filamen polar didalam spora mereka yang menyusup sel inang.

Microsporidia tidak punya mitokondria, dan sebagai gantinya punya mitosoma. Mereka terhitung tidak punya flagela. Kebanyakan organisme didalam kelompok ini menginfeksi hewan dan serangga dan sebagian menginfeksi manusia. Microsporidia terhitung bisa menginfeksi inang yang bersama dengan sendirinya parasit.

Ascetosporea:

Mereka adalah kelompok protista yang parasit pada hewan, khususnya invertebrata laut. Dua kelompok yang berada di bawah ini adalah haplosporid dan paramyxid.

Spora Haplosporid punya inti tunggal dan pembukaan di keliru satu ujungnya, ditutupi bersama dengan diafragma internal. Setelah muncul, berkembang didalam sel inangnya, umumnya invertebrata laut.

Namun, sebagian menginfeksi kelompok lain atau spesies air tawar. Paramyxid tumbuh didalam sistem pencernaan invertebrata laut, dan menghasilkan spora multiseluler.

Myxosporidia:

Myxosporea adalah kelas parasit mikroskopis, milik Myxozoa (kelompok hewan parasit lingkungan air). Mereka punya siklus hidup yang terdiri berasal dari bentuk-bentuk vegetatif didalam dua inang, invertebrata air, umumnya annelida, dan vertebrata ektotermik, umumnya ikan.

Sebagai filum, protozoa dibagi menjadi tiga subfilum.

Subfilum Sarcomastigophora

Subfilum Sarcomastigophora milik kingdom Protista dan termasuk banyak uniseluler atau kolonial, autotrofik, atau organisme heterotrofik. Hal ini dibagi menjadi tiga superclass, yakni Mastigophora, Sarcodina dan Opalinata.

Superclass Mastigophora: Kelompok protozoa terhitung flagelata. Mereka bergerak bersama dengan dukungan flagella. Mereka memakan bakteri, alga, dan protozoa lainnya.

Superclass Sarcodina:

Kelompok ini termasuk amuba, heliozoa, radiozoa, dan foraminifera. Amoeba punya pseudopodia yang digunakan untuk bergerak dan makan.

Dalam amuba, flagella adalah tonjolan lobus layaknya yang membentang berasal dari membran sel. Dalam heliozoa, radiozoa, dan foraminifera, pseudopod layaknya jarum menonjol nampak berasal dari sel.

Superclass Opalinata:

opaliness adalah sekelompok kecil protista, yang terhitung ke didalam famili Opalinidae. Organisme mikroskopis kelompok ini adalah opalescent (memiliki atau pancarkan permainan warna) didalam penampilan saat mereka berada di bawah cahaya matahari penuh.

Kebanyakan opalines hidup sebagai endokomensal (komensal yang hidup di didalam tubuh inangnya) di usus besar dan kloaka katak dan kodok. Mereka kadang waktu ditemukan pada ikan, reptil, moluska, dan serangga.

Subphylum Sporozoa

Sporozoa terhitung organisme yang terhitung disebut sporozoan atau parasit intraseluler. Pada langkah awal, mereka tunjukkan sebagian gerakan.

Mereka tidak punya organel lokomotor di lantas hari mereka. Semua bentuk sporozoa adalah parasit. Mereka terhitung plasmodium, parasit malaria.

Subphylum Ciliophora

Kelompok organisme ini adalah ciliata. Penggerak mereka bersama dengan dukungan silia. Silia sangat mungkin mereka untuk bergerak cepat, tiba-tiba berhenti, dan berbalik tajam saat mengikuti mangsanya.

Jenis terhitung bentuk hidup bebas layaknya paramecium dan bentuk parasit layaknya Balantidium coli. Banyak ciliat makan bakteri, jamur, dan protozoa lainnya.

Berdasarkan cara mendapat nutrisi, protozoa dibagi menjadi dua type berikut.

Protozoa Hidup bebas:

protozoa hidup bebas adalah mereka yang tidak menginfeksi atau tinggal pada inang untuk kelangsungan hidup mereka. Mereka bisa menghasilkan makanan secara fotosintetik mereka, atau makan bakteri, ragi dan ganggang. Contoh: Euglena

Protozoa parasit:

Mereka bergantung pada inang mereka untuk bertahan hidup. Mereka mengambil alih cairan berasal dari tubuh inang. Contoh: Plasmodium

Berdasarkan cara respirasi, protozoa diklasifikasikan menjadi dua kelompok.

Protozoa Aerobik:

Sebagian besar spesies protozoa hidup bebas adalah aerobik. Mereka tidak bisa hidup tanpa oksigen. Protozoa aerobik berukuran kecil dan bisa meraih oksigen berasal dari tempat cair bersama dengan difusi. Contoh: Amoeba proteus

Protozoa Anaerobik:

Mereka bisa bertahan hidup tanpa ada oksigen dan tidak umum ditemukan di tengah-tengah organisme eukariotik.

Biasanya, eukariota anaerobik yang baik parasit atau simbiosis berasal dari organisme multisel yang berasal berasal dari nenek moyang aerobik. Contoh: Giardia dan trichomonad.

Protozoa bisa bergerak bersama dengan memfungsikan alat geraknya, yakni :

1. pseudopodia (kaki semu),
2. silia (rambut getar), atau
3. flagela (bulu cambuk).

Dalam kajian evolusi, Protozoa dikira ialah akan menjadi suatu organisme hewan yang sangat kompleks. Protozoa itu sendiri terdiri berasal dari kurang lebih 65 ribu type yang sudah dikenali oleh para ilmuan.

Ciri-Ciri Protozoa

Protozoa merupakan suatu organisme yang menyerupai hewan yang ialah keliru satu berasal dari filum berasal dari kingdom protista. Ciri-Ciri berasal dari Protozoa (Protista Mirip Hewan) ialah sebagai berikut:

1. Organisme uniseluler (bersel satu )
2. Sifatnya eukariotik (Mempunyai inti sel yang terbungkus oleh sebuah membran)
3. Tidak punya dinding sel
4. Heterotrof (umumnya tidak bisa membuat makanan sendiri)
5. Hidup bersama dengan sendiri (soliter) atau berkelompok (koloni)
6. Hidup bebas secara parasit, bebas, dan sporofit
7. Memiliki alat gerak yang berbentuk silia, flagela dan pseudopodia
8. Memiliki ukuran tubuh lebih kurang mikron
9. alat utama pergerakan yakni flagela, silia, pseudopodia.
10. Dalam suatu situasi yang kurang untungkan umumnya seringkali berlangsung yang namanya pembentukan berasal dari suatu kista yang dimaksudkan ialah untuk bisa bertahan hidup.
11. Protozoa punya 2 type cara hidup, tersedia yang hidup bersama dengan cara berkelompok, namun tersedia terhitung yang hidup sendiri.

Klasifikasi Protozoa (Protista Mirip Hewan)

Protozoa diklasifikasi bersama dengan berdasarkan alat geraknya yang terdapat empat filum Protozoa. Macam – type berasal dari Klasifikasi Protozoa ini antara lain ialah sebagai berikut:

1. Ciliata (Ciliophora/Infusoria)
jenis protozoa yang bergerak bersama dengan memfungsikan silia (rambut getar). Contoh ialah Paramecium sp
2. Rhizopoda (Sarcodina)
jenis protozoa yang bergerak bersama dengan memfungsikan pseudopodia (kaki semu). Contoh ialah Amoeba sp
3. Sporozoa (Apicomplexa)
Salah satu type protozoa yang unik sebab tidak punya alat gerak. Contoh ialah Plasmodium sp.
4. Flagellata (Mastigophora)
jenis protozoa yang bergerak bersama dengan memfungsikan flagela (bulu cambuk). Contoh ialahTrypanosoma sp.

Reproduksi Protozoa (Protista Mirip Hewan)

Protozoa bisa bereproduksi bersama dengan secara aseksual (tak kawin) dan terhitung bersama dengan secara seksual (kawin). Dibawah ini ialah penjelasan berasal dari reproduksi protozoa bersama dengan secara aseksual dan bersama dengan secara seksual antara lain ialah sebagai berikut..

* Reproduksi Secara Aseksual :

secara aseksual pada garis besar ialah bersama dengan melakukan sebuah pemisahan biner. Dari satu menjadi dua sel, berasal dari dua menjadi empat sel begitu seterusnya. Pembelahan biner ini di awali pada pemisahan inti disebut bersama dengan kariokinesis, dan setelah itu diikuti bersama dengan pemisahan sitoplasma (sitokinesis).

* Reproduksi Secara Seksual :

Dengan seksual ialah bersama dengan melakukakan sebuah penyatuan gamet yang berbeda- beda type sehingga akan bisa menghasilkan zigot atau secara konjugasi (penyatuan inti vegetatif sel).

Tetapi, terdapat terhitung Protozoa yang tidak melakukan reproduksi bersama dengan secara seksual, contohnya Amoeba sp.

Jenis – Jenis Protozoa

Berikut ini macam type protozoa yang terdapat di lingkungn yang bisa kita ditemukan, dibawah ini adalah penjelasannya sebagai selanjutnya :

Ciri-ciri berasal dari rizhopodia antara lain :

1. Habitat berasal dari rizhopodia ialah tempat perairan yang punya banyak sekali kadar zat organik di didalam perairannya.
2. Proses berasal dari reproduksi bersama dengan secara aseksual yakni bersama dengan ialah melakukan cara pemisahan sebuah biner berasal dari sel ke sel kedua.
3. Memiliki anggota tubuh yang difungsikan sebagai alat gerak yang dikatakan bersama dengan kaki semu.
4. Memiliki bentuk tubuh bersama dengan secara fisik yang seringkali berubah-ubah disebut terhitung bersama dengan tidak tetap (flexibel).
5. Sebagian besar berasal dari anggota tubuhnya itu terbentuk sebab ada ektoplasma dan juga endoplasma.
6. Protozoa ialah hewan yang punya sel satu.

Contoh berasal dari Rhizopoda antara lain ialah sebagai selanjutnya :

1. Amoeba yang ialah keliru satu berasal dari kelas protozoa yang hidupnya berada diwilayah yang bebas. Selain berasal dari itu terhitung ditemukan terdapat sebagian yang hidup pada bagian-bagian tubuh berasal dari manusia.
2. Radiolaria ialah keliru satu kelas protozoa yang hidupnya itu berada di wilayah laut berdampingan bersama dengan fosil selanjutnya akan bisa melakukan pembentukan tanah radiolaria yang terbentuk berasal dari sebuah silikat.

Ciri-ciri berasal dari flagelata antara lain ialah sebagai selanjutnya :

1. Memiliki pembawaan autotrof.
2. Dalam bertahan hidup flagelata memakan zat organik yang terdiri berasal dari sebuah larutan.
3. Pembelahan diri yang dijalankan didalam bentuk yang memanjang.
4. Proses berasal dari reproduksinya ialah bersama dengan cara aseksual.
5. Ukuran bersama dengan secara fisik berkisar pada antara 35 sampai bersama dengan 60 um.
6. Alat gerak yang digunakan ialah flagel.
7. Bagian berasal dari tubuh berasal dari flagelata itu tersusun tanpa ada sebuah rangka.
8. Sel yang ada, tidak punya bentuk yang tetap (flexibel)
9. Habitatnya berada pada wilayah atau tempat perairan air tawar.
10. Memiliki sel satu.
11. Apabila diamati secara umum punya anggota yakni kloroplas.

Contoh berasal dari Flagelata ialah sebagai selanjutnya :

1. Trypanosomagambiense ialah keliru satu berasal dari protozoa yang da[at membuat sebuah penyakit tidur yang bisa berlangsung dimanusia.
2. Noctilucamiliaris merupakan keliru satu berasal dari protozoa yang berhabitat pada wilayah laut dan juga terhitung seringkali bisa membuat lautan itu pancarkan suatu cahaya dimalam hari.
3. Myxotricha ialah keliru satu berasal dari protozoa yang hidupnya berada pada anggota usus rayap dan juga selanjutnya akan membantu rayap selanjutnya didalam sistem pencernaan kayu. Hal selanjutnya bisa berlangsung sebab ada enzim selulosa didalam yang terkandung.

Ciri-ciri berasal dari Sporozoa antara lain ialah sebagai selanjutnya :

1. Melakukan reproduksi secara seksual
2. Dapat ditemukan pada nyamuk bersama dengan lewat sistem peleburan pada 2gamet.
3. reproduksi aseksual pada sporozoa bersama dengan lewat sebuah sistem pembentukan spora dibagian tubuh inang disebut terhitung bersama dengan sporogoni atau bisa terhitung bersama dengan lewat sistem pemisahan diri dibagian tubuh inang disebut terhitung bersama dengan schizogoni.
4. Bersifat parasit yang bisa ditemukan pada manusia dan juga terhitung hewan.
5. Memiliki sel satu.
6. Tidak punya peralatan didalam bergerak pada anggota tubuhnya.

Contoh berasal dari Sporozoa ini antara lain ialah sebagai selanjutnya :

1. Plasmodium vivax ialah keliru satu berasal dari sporozoa yang bisa/dapat membuat penyakit makara tertiana.
2. Plasmodium falcifarum ialah keliru satu berasal dari sporozoa yang bisa/dapat membuat penyakit malaria tropika.
3. Plasmodium malariae ialah keliru satu berasal dari sporozoa yang bisa/dapat membuat penyakit malaria kuartana.
4. Plasmodium ovale ialah keliru satu berasal dari sporozoa yang bisa/dapat membuat malaria oval.

Ciri-ciri berasal dari Ciliata ini antara lain ialah sebagai selanjutnya :

1. Mempunyai 2 (duat) anggota inti sel yakni [ada anggota alat reproduksi seksual dan juga terhitung aseksual.
2. Proses reproduksi yang dijalankan bersama dengan cara seksual ialah bersama dengan lewat konjugasi.
3. Proses reproduksi yang dijalankan bersama dengan cara aseksual ialah bersama dengan lewat sistem pemisahan diri.
4. Memiliki anggota alat yang digunakan untuk bisa bergerak padabentuk rambut getar yang terdapat pada anggota dinding sel.
5. Memiliki anggota celah mulut yang sudah dilengkapi bersama dengan anggota yang disebut anus sel.
6. Habitatnya bisa ditemukan pada wilayah air tawar yang terdapat didalamnya kadar zat organik.
7. punya sel satu.
8. Memiliki bentuk dibagian tubuh yang tidak bisa berubah-ubah dengan sebutan lain tetap.

Contoh berasal dari Ciliata ini antara lain ialah sebagai selanjutnya :

1. Slentor merupakan keliru satu berasal dari protozoa yang punya bentuk fisik tubuh menyamai bentuk terompet
2. pada anggota tangkainya menempel dibagian substrat.
3. Balantidium coli merupakan keliru satu berasal dari protozoa yang hidupnya dibagian kolon mania dan
4. terhitung bisa membuat penyakit yakni disentri balantidium.

Sekian Uraian mengenai Pengertian Protozoa, Jenis, Ciri, Klasifikasi, dan Reproduksi Semoga bisa bermanfaat untuk anda.